Tips Hemat, Keuangan Bisnis Terlindungi

hematSelamat datang Pengunjung setia bisnisterupdate, Jumpa lagi bersama website sederhana ini… posting kali ini bisnisterupdate.info membahas masalah dengan judul “Tips Hemat, Keuangan Bisnis Terlindungi” Yuk Langsung aja simak… go..go..!!

Anda akan menghabiskan waktu dengan meneliti serta mendapatkan ide ketika melihat ada peluang bisnis untuk membangun sebuah usaha. Hal yang lebih banyak menjadi pertimbangan adalah tentang permodalan serta pemasaran. Namun perlu diketahui bahwa untuk saat ini ketika akan memulai sebuah bisnis bisa mendapatkan pinjaman modal dari berbagai institusi keuangan pemerintah maupun swasta dengan besar nominal yang bervariasi. Berikut ini adalah tips untuk mendapatkan pembiayaan usaha seperti yang dibutuhkan:

Perencanaan Bisnis Yang Matang dan Kuat

Menjalankan suatu usaha harus mempunyai perencanaan yang matang dan sistematis sehingga selain berguna untuk pengembangan bisnis juga bisa meyakinkan kepada pihak pemberi pinjaman bahwa anda memang layak untuk mendapatkan pinjaman modal. Bisnis yang mempunyai perencanaan jelas akan memudahkan dalam melakukan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mengembangkan usahanya tersebut.

Banyak pengusaha pemula dan muda memulai usaha dengan modal yang berasal dari kantong mereka sendiri. Memulai usaha dengan modal sendiri memiliki tantangannya sendiri khususnya mengatur dan memisahkan antara keuangan usaha dan pribadi.

Edward Wacks, seorang penasihat keuangan mengatakan bahwa ketidakmampuan memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan bisnis sang pemilik dapat menimbulkan dampak buruk bagi bisnis di masa depan.

Sebagai contoh jika kita membayar biaya-biaya usaha dengan dana pribadi dan sebaliknya, hal ini akan menimbulkan kebingungan dalam pencatatan akuntansi sehingga kita tak memiliki gambaran jelas seberapa sehat keuangan usaha kita sebenarnya. Hal ini juga akan menimbulkan masalah dalam hal pajak.

Risiko lain yang bisa muncul akibat ketidakmampuan kita dalam memisahkan keuangan usaha dan pribadi yaitu aset-aset pribadi kita tidak terproteksi jika usaha kita mendapat tuntutan hukum dari pihak lain, atau kita tak dapat mengembalikan pinjaman dari pihak kreditor seperti bank.

Jelaslah bahwa manajemen keuangan bahkan dalam bentuk sesederhana memisahkan keuangan pribadi dan usaha amatlah penting bagi pengusaha jika ingin usaha miliknya maju dan sukses.

Berikut adalah tiga tips keuangan mudah yang dapat dilaksanakan pemilik usaha untuk bisa memisahkan anatara keuangan pribadi dan usahanya.

  1. Buatlah rekening bank yang terpisah.

Ini adalah langkah besar pertama untuk dapat memisahkan antara keuangan pribadi dan bisnis. Langkah yang terlihat sederhana ini akan membuat perbedaan besar dalam manajemen keuangan pemilik usaha. Banyak keuntungan yang akan didaptkan dengan memiliki rekening bank terpisah untuk masing-masing tujuan, khususnya dalam masalah pajak. Edward Wacks mengatakan bahwa hal kesalahan yang sering dilakukan oleh pengusaha muda dan pemula yaitu menggunakan rekening pridabi mereka untuk bisnis alih-alih membuat rekening terpisah.

  1. Berpikirlah bahwa kita memiliki rekan bisnis meskipun pada kenyataannya tidak.

Untuk mencegah diri kita lalai atau enggan dalam membuat rekening terpisah, Wacks menyarankan kita membayangkan bahwa kita memiliki seorang rekan bisnis. Tidaklah mungkin rekan bisnis kita akan membayari belanjaan mingguan kita atau memberi kita uang untuk bersenag-senang. Hal ini juga dapat mencegah kita dari mengambil uang dari rekening untuk keperluan personal untuk bisnis kita.

  1. Buat dan gunakan kartu kredit yang berbeda.

Untuk urusan uang plastik, milikilah satu kartu khusus untuk keperluan pribadi dan satu lagi khusus untuk keperluan bisnis. Jika tidak berbuat demikian memisahkan mana tagihan personal dan mana yang bisnis akan sangat memusingkan dan dapat membahayakan usaha kita. Bijaklah dalam menggunakan kartu kredit. Selalu bayar lunas tagihan kita dan bukan hanya membayar tagihan minimum saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *